Dini Hari, 8 Armada Damkar di Kerahkan

Kediri – Senin dini hari, sebuah gudang yang berada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jawa Timur, terbakar hebat. Gudang yang berisi tumpukan kertas itu membuat api semakin cepat membesar hingga untuk mendamkan api tersebut, harus menggerakkan 8 mobil pemadam kebakaran dari kota dan kabupaten Kediri. (15/6/2026)

Dhany Adi Projo, Kepala UPT Damkar Kota Kediri mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar tengah malam dan langsung mengerahkan personel serta armada ke lokasi kejadian. Untuk menjinakkan kobaran api, Damkar Kota Kediri mengerahkan 5 unit armada yang terdiri dari 1 unit mobil rescue dan 4 unit mobil damkar. Proses pemadaman ini juga mendapatkan bantuan dari Damkar Kabupaten Kediri yang mengirimkan 2 unit armada tambahan. Pengisian ulang air dilakukan dari pos damkar dan kawasan Sekartaji, “Kami mengerahkan lima unit dari Kota Kediri, terdiri dari empat unit pemadam kebakaran dan satu unit rescue. Kami juga mendapat bantuan dua unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Kediri,” ujar Adi saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, gudang tersebut dalam kondisi tidak beroperasi namun masih menyimpan material berupa kertas yang mudah terbakar, “Informasi awal, ini gudang kosong tetapi berisi bahan-bahan kertas. Saat laporan masuk, api sudah cukup besar. Alhamdulillah saat ini sekitar 80 persen api sudah berhasil kami kendalikan,” katanya.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat banyaknya material kertas di dalam gudang yang menjadi bahan bakar api. Meski demikian, petugas mengaku tidak mengalami kendala berarti terkait pasokan air karena pengisian ulang dilakukan secara bergantian oleh armada yang berada di lokasi.

Terkait penyebab kebakaran, Irwan menyebut pihaknya masih melakukan pendataan dan penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korsleting listrik, “Kami masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara bisa saja karena korsleting listrik. Kondisi cuaca yang panas dan angin yang cukup kencang juga membuat api cepat membesar,” ujarnya.

Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas masih berupaya melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun nilai kerugian akibat kebakaran tersebut. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan titik awal munculnya api.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *